Kalau kamu masih mikir marketing itu cuma soal promosi dan iklan, kamu harus simak nasihat dari Steve Jobs ini.
Steve Jobs bukan cuma jenius teknologi, tapi juga punya strategi marketing yang bikin Apple jadi brand kelas dunia.
Apa rahasianya?
Yang jelas, Apple bukan sekadar jualan produk, tapi jualan pengalaman dan value. Nah, kalau kamu ingin bikin brand yang kuat, strategi marketing ala Steve Jobs ini bisa jadi inspirasi buat kamu!
1. “People don’t know what they want until you show it to them.”
Sebelum iPhone ada, siapa sih yang kepikiran ponsel tanpa keypad fisik?
Jobs tahu kalau marketing bukan sekadar mendengar pelanggan, tapi memahami kebutuhan yang bahkan mereka sendiri belum sadari.
Gimana caranya?
- Jangan sekadar ikut tren, gali lebih dalam kebutuhan pelanggan.
- Pakai storytelling yang kuat buat ngenalin produk kamu.
- Ciptakan sesuatu yang bikin pelanggan bilang, “Wah, ini yang saya butuhin!”
2. “Marketing is about values.”
Apple nggak cuma jual produk, mereka jual nilai dan emosi. Mereka nggak ngomong “Kami punya spek terbaik”, tapi mereka ngajak orang buat “Think Different“ alias jadi orang yang berbeda dari kebanyakan orang.
Apple mampu menciptakan kesan bahwa semua pengguna produk mereka adalah orang-orang yang “berbeda.” Jelas sekali mereka menarget orang-orang yang bukan hanya produktif, tapi juga kreatif.
“Marketing adalah tentang nilai.”
Gimana caranya?
- Tentuin target market spesifik.
- Tentuin nilai utama dari brand kamu.
- Bangun cerita brand yang bisa bikin orang relate.
- Fokus ke manfaat dan dampak buat pelanggan, bukan cuma fitur produk.
3. “It’s not about the product, it’s about the experience.”
Apple selalu bikin pengalaman pelanggan yang nggak terlupakan. Mulai dari desain produk, unboxing, sampai user interface, semuanya bikin orang ketagihan.
Nggak heran kenapa mereka yang bahkan “bukan target market Apple” pun nggak mau ketinggalan buat ngerasain experience saat menggunakan produk Apple.
Coba deh kamu perhatiin, berapa banyak orang di circle kamu yang pakai iPhone padahal mereka bukan pekerja kreatif?
Jadi, fokuslah pada experience-nya, bukan produknya.
Gimana caranya?
- Buat customer journey yang mulus dan menyenangkan.
- Pastikan semua aspek bisnis kamu (website, layanan pelanggan, konten marketing) mendukung pengalaman yang luar biasa.
- Bangun hubungan yang bikin pelanggan betah dan balik lagi.
Baca Juga: Rugi Jika Berbisnis Tanpa Logo: Alasan Pentingnya Logo
4. “Simplicity is the ultimate sophistication.”
Buat Jobs, kesederhanaan itu kekuatan. Desain iPhone minimalis, user-friendly, dan gampang dipahami.
Sederhana yang dimaksud di sini yaitu nggak kompleks atau rumit. Kalau kamu lihat, desain dari produk-produk Apple rata-rata bergaya minimalis, elegan, dan terlihat modern.
Dan kalau kamu pernah berkunjung ke website Apple, kamu bakal ngerasain simplicity bukan hanya di copywriting-nya, tapi juga desain dan tampilannya. Keren!
Gimana caranya?
- Hindari istilah ribet yang bikin pelanggan bingung.
- Buat website, landing page, dan copywriting yang singkat, jelas, dan to the point.
- Desain yang simpel dan elegan lebih menarik daripada yang berantakan.
5. “Don’t rely too much on market research.”
Banyak bisnis mengandalkan survei pelanggan sebelum membuat produk. Tapi Jobs percaya bahwa pelanggan sering kali tidak bisa membayangkan apa yang mereka butuhkan sampai mereka benar-benar melihatnya.
Jika Apple hanya mengikuti riset pasar, mungkin iPhone dan iPad nggak akan pernah ada.
Nggak ada salahnya mengikuti hasil riset, tapi kalau mau menciptakan produk yang benar-benar inovatif kamu harus berani menciptakan sesuatu yang out of the box. Tapi tetap harus dengan pertimbangan yang matang, ya!
Gimana caranya?
- Jangan terlalu bergantung pada riset pelanggan, tapi gunakan intuisi dan visi inovatif.
- Berani meluncurkan produk yang belum terpikirkan pasar.
- Fokus pada menciptakan tren, bukan hanya mengikuti tren yang sudah ada.
6. “Stay hungry, stay foolish.”
Ini pesan legendaris dari pidato Steve Jobs di Stanford tahun 2005. Intinya, Jangan pernah puas dan selalu siap belajar.
Marketing terus berkembang, dan yang sukses adalah yang bisa terus beradaptasi.
Gimana caranya?
- Jangan takut eksperimen dengan strategi baru.
- Selalu update perkembangan digital marketing.
- Berani berpikir beda dan cari peluang baru.
Inovasi, pengalaman pelanggan, dan nilai brand adalah kunci sukses marketing ala Steve Jobs.
Steve Jobs nggak cuma bikin produk keren, tapi juga mengubah cara kita melihat marketing dan branding. Kalau kamu ingin brand yang kuat dan punya pelanggan loyal, terapkan strategi ini dalam bisnismu.
Dari keenam strategi ini, mana yang paling cocok buat bisnis kamu? Yuk, share pendapat kamu di komentar! 🚀
Semoga bermanfaat!

